Lampung Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Kelompok 52 secara resmi menggelar acara Sosialisasi Lokakarya Pemaparan Program Kerja di Balai Desa Bangun Rejo, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (7/1/2026).
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Desa Bangun Rejo, Bapak Rohgiyanto, beserta jajaran aparatur desa, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT, serta kader kesehatan dan kader Pembangunan Manusia (KPM) setempat. Turut hadir pula Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 52, Rafli Filano, S.Si., M.T., untuk mendampingi para mahasiswa.
Dalam KKN periode ini, Kelompok 52 mengusung tema besar "Green Technology for Sustainable Village" atau Teknologi Hijau untuk Desa Berkelanjutan. Ketua Kelompok 52, Zetro Pangihutan Parlindungan Sinaga, menjelaskan bahwa program kerja yang dirancang bertujuan mewujudkan pemberdayaan masyarakat melalui empat pilar utama: penguatan pendidikan, kebersamaan sosial, pola hidup sehat, dan sosialisasi ramah lingkungan.
"Fokus kami adalah menghadirkan inovasi teknologi tepat guna yang dapat menyelesaikan permasalahan nyata di desa, seperti pengelolaan sampah dan pendataan wilayah," ujar perwakilan mahasiswa dalam pemaparannya.
Beberapa program unggulan (program pokok) yang dipresentasikan meliputi:
Selain program fisik, mahasiswa juga memaparkan program tambahan yang menyasar aspek sosial dan kesehatan, antara lain sosialisasi bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online, pembuatan lubang resapan biopori, edukasi hidup sehat ke sekolah dasar, serta pelatihan pertolongan pertama dan pembuatan kompres dingin instan (DIY Cold Pack).
Kepala Desa Bangun Rejo, Rohgiyanto, dalam sambutannya menyambut baik kedatangan mahasiswa dan rencana program yang ditawarkan. Kegiatan lokakarya ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara mahasiswa dan warga untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan riil di lapangan.
Kegiatan KKN-T ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 6 Januari hingga 6 Februari 2026. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi positif antara perguruan tinggi dan masyarakat Desa Bangun Rejo dalam mewujudkan desa yang mandiri dan inovatif.

Pemerintah Desa Bangunrejo Laksanakan Musdesus Penetapan KPM BLT-DD Tahun Anggaran 2026
493

BPKAD dan Bappeda Lampung Selatan Tinjau Lokasi Hibah Tanah untuk Pembangunan Masjid Agung Ketapang di Desa Bangunrejo
521

Khotmil Qur'an ke-19 TPQ Safinatul Huda: Membentengi Generasi Muda di Era Digital
126

Pemdes Bangunrejo Realisasikan Insentif RT, Guru Ngaji, hingga Linmas Lewat Pergeseran Anggaran 2025
89

Sinergi Pemdes Bangunrejo dan Tokoh Masyarakat, Pembangunan Masjid Agung Ketapang Ditargetkan Mulai 2027
80

Rampung 100%, Program PISEW 2025 Kini Hubungkan Akses Tani Desa Bangunrejo dan Dua Desa Penyangga
109
Jl. Raya Ketapang No. 10, Desa Bangunrejo, Ketapang, Lampung Selatan Ketapang