Bangunrejo (02/11/2025) - Kegiatan Visitasi Website Desa (SIPDESKEL) se-Kecamatan Ketapang memasuki sesi praktik intensif pada hari kedua, 2 November 2025. Setelah mendalami teori transparansi dan akuntabilitas di hari pertama, operator website desa dan Kepala Urusan Bidang Tata Usaha dan Umum fokus mempraktikkan fitur-fitur fungsional yang langsung berdampak pada pelayanan dan ekonomi desa.
Kegiatan yang diorganisir oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Ketapang dan dimonitoring oleh Inkubator Desa Cerdas (IDC) ini bertujuan mentransformasi SIPDESKEL menjadi perangkat kerja yang benar-benar aktif.
Sesi praktik dibuka dengan pendalaman fitur Desamart, yang berfungsi sebagai gerbang digital untuk produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa. Para peserta diajarkan langkah-langkah on-boarding produk, mulai dari mengambil foto produk yang menarik, menyusun deskripsi, hingga mengelola harga.
Materi berlanjut pada Geodeskel, yaitu sistem informasi geografis yang memetakan fasilitas dan potensi yang ada di desa. Peserta mempraktikkan cara memasukkan titik koordinat (geotagging) untuk berbagai aset, seperti kantor desa, puskesmas, sekolah, lokasi BUMDes, hingga lahan pertanian potensial.
Penguatan Geodeskel penting untuk dua hal: pertama, memudahkan perencanaan pembangunan, dan kedua, mempromosikan potensi desa kepada investor atau pihak luar. Data yang tersaji di Geodeskel harus akurat, lengkap dengan deskripsi fungsional fasilitas.
Selanjutnya, Dalam rangka penegakan disiplin dan peningkatan kinerja aparatur desa, dilakukan praktik penggunaan fitur Presensia. fitur ini memungkinkan pencatatan kehadiran (absensi) aparatur desa secara digital dan real-time, yang dapat diakses dan diawasi oleh Kepala Desa dan Camat. Dengan sistem ini, transparansi dan akuntabilitas jam kerja aparatur dapat diukur dengan lebih obyektif.
Kegiatan ditutup dengan sesi Ulasan Visitasi yang menyimpulkan keberhasilan selama dua hari penuh. Kesimpulan utamanya adalah peningkatan signifikan dalam pemahaman teknis dan komitmen perangkat desa. Selama dua hari, SIPDESKEL berhasil ditransformasi dari sekadar tuntutan administrasi menjadi solusi terpadu yang menjanjikan transparansi melalui fitur pelaporan pembangunan, efisiensi layanan melalui Pelayanan Mandiri, dan penguatan ekonomi lokal melalui Desamart.
Keterlibatan aktif dari seluruh desa, dukungan BKAD, dan bimbingan teknis dari IDC menjadi kunci sukses. Hasil dari kegiatan ini berupa kesepakatan kolektif dan penyusunan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) yang terperinci. RKTL ini mencakup target pengisian data yang harus diselesaikan setiap desa dalam waktu dekat, menandai komitmen bersama untuk menjadikan SIPDESKEL sebagai fondasi utama menuju Desa Cerdas di Kecamatan Ketapang.
Penutupan yang dipercepat pada pukul 14.30 WIB membuktikan efisiensi sesi praktik dan antusiasme peserta yang tinggi, memungkinkan mereka membawa pulang ilmu dan bekal praktis lebih awal untuk segera diterapkan di desa masing-masing.

Pemerintah Desa Bangunrejo Laksanakan Musdesus Penetapan KPM BLT-DD Tahun Anggaran 2026
494

BPKAD dan Bappeda Lampung Selatan Tinjau Lokasi Hibah Tanah untuk Pembangunan Masjid Agung Ketapang di Desa Bangunrejo
522

Khotmil Qur'an ke-19 TPQ Safinatul Huda: Membentengi Generasi Muda di Era Digital
127

Mahasiswa KKN ITERA Kelompok 52 Paparkan Program "Green Technology" di Desa Bangun Rejo
224

Pemdes Bangunrejo Realisasikan Insentif RT, Guru Ngaji, hingga Linmas Lewat Pergeseran Anggaran 2025
90

Sinergi Pemdes Bangunrejo dan Tokoh Masyarakat, Pembangunan Masjid Agung Ketapang Ditargetkan Mulai 2027
81
Jl. Raya Ketapang No. 10, Desa Bangunrejo, Ketapang, Lampung Selatan Ketapang