Bangunrejo (04/11/2025) – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Kabupaten Lampung Selatan, Bapak Mugiyono, S.P., M.M., menunjukkan respons cepat terhadap keluhan mendesak dari masyarakat petani. Bersama Kepala Bidang (Kabid) Pra-Sarana dan Sarana Dinas TPH-Bun, Nyoman Umardana, beliau segera melakukan peninjauan langsung di lokasi bendungan Way Rengas, Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang. Kunjungan mendadak ini dilakukan menyusul aspirasi yang disampaikan masyarakat mengenai kondisi kritis bendungan yang sudah bertahun-tahun merugikan hasil pertanian mereka.
Bendungan Way Rengas merupakan infrastruktur vital bagi pengairan sawah di Desa Bangunrejo. Namun, bendungan tersebut telah mengalami kerusakan parah yang berlangsung hingga empat tahun terakhir, menciptakan kesulitan yang signifikan bagi para petani. Kerusakan utama terfokus pada pintu air bendungan yang telah usang dan tidak berfungsi. Kondisi ini memaksa para petani untuk mencari solusi darurat dengan membuat penutup air secara mandiri menggunakan karung-karung berisi pasir. Upaya swadaya ini, meski menunjukkan semangat gotong royong, hanyalah solusi sementara yang tidak efektif menanggulangi masalah air secara keseluruhan.
Selain kerusakan pintu air, masalah pendangkalan yang masif juga menjadi sumber malapetaka baru. Tingginya sedimentasi menyebabkan volume tampungan air berkurang drastis, sehingga setiap kali musim hujan tiba, kawasan sawah di sekitar bendungan menjadi langganan banjir. Puncak dari masalah ini adalah terjadinya jebolnya tanggul bendungan di beberapa titik. Bencana berulang ini secara langsung memengaruhi jadwal tanam, kualitas panen, dan pada akhirnya, kesejahteraan ekonomi para petani setempat. Aspirasi yang disampaikan kepada Dinas TPH-Bun tidak lain adalah permohonan untuk perbaikan segera agar mereka dapat kembali menggarap lahan dengan tenang tanpa dihantui ancaman banjir dan kerugian hasil panen.
Saat tiba di lokasi peninjauan, Bapak Mugiyono dan Kabid Nyoman Umardana langsung disambut oleh beberapa perwakilan petani yang ingin menyampaikan keluhan mereka secara langsung. Para petani ini didampingi oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pertanian Kecamatan Ketapang, Kiki Rendra, serta Kasi Pelayanan Desa Bangunrejo, Imam Rozali. Dalam suasana yang serius namun konstruktif, para petani memaparkan secara rinci penderitaan yang mereka alami akibat kerusakan bendungan. Mereka menjelaskan bagaimana sistem irigasi menjadi tidak terkendali, dan kerugian materiil serta psikologis yang mereka tanggung setiap kali musim hujan datang dan merendam sawah mereka.
Menyaksikan langsung kerusakan yang terjadi dan mendengarkan keluhan yang sarat akan harapan perbaikan, Kepala Dinas TPH-Bun, Bapak Mugiyono, tidak membuang waktu. Beliau langsung memberikan instruksi yang tegas dan cepat. Kepada Kabid Pra-Sarana dan Sarana, Nyoman Umardana, beliau meminta agar segera menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan. Instruksi tersebut berisi perintah untuk menyampaikan seluruh permasalahan teknis bendungan Way Rengas, mulai dari kerusakan pintu air, pendangkalan, hingga tanggul jebol, serta urgensi penanganannya.
Langkah cepat Kepala Dinas TPH-Bun ini menunjukkan koordinasi antar instansi yang proaktif dalam merespons kebutuhan masyarakat. Mengingat kewenangan perbaikan infrastruktur air dan bangunan bendungan berada di bawah Dinas PUPR, penyampaian data dan kondisi lapangan secara akurat dan cepat menjadi kunci untuk segera ditindaklanjuti dengan perencanaan perbaikan. Diharapkan dengan sinergi antara Dinas TPH-Bun dan Dinas PUPR, perbaikan bendungan Way Rengas dapat segera terealisasi sehingga sawah-sawah di Desa Bangunrejo dapat kembali teraliri dengan baik, dan ancaman banjir serta gagal panen dapat diminimalisir, membawa angin segar bagi ketahanan pangan yang menjadi program dari Presiden Prabowo dan perekonomian petani di Kecamatan Ketapang.

Pemerintah Desa Bangunrejo Laksanakan Musdesus Penetapan KPM BLT-DD Tahun Anggaran 2026
493

BPKAD dan Bappeda Lampung Selatan Tinjau Lokasi Hibah Tanah untuk Pembangunan Masjid Agung Ketapang di Desa Bangunrejo
521

Khotmil Qur'an ke-19 TPQ Safinatul Huda: Membentengi Generasi Muda di Era Digital
127

Mahasiswa KKN ITERA Kelompok 52 Paparkan Program "Green Technology" di Desa Bangun Rejo
224

Pemdes Bangunrejo Realisasikan Insentif RT, Guru Ngaji, hingga Linmas Lewat Pergeseran Anggaran 2025
90

Sinergi Pemdes Bangunrejo dan Tokoh Masyarakat, Pembangunan Masjid Agung Ketapang Ditargetkan Mulai 2027
80
Jl. Raya Ketapang No. 10, Desa Bangunrejo, Ketapang, Lampung Selatan Ketapang